Khamis, 15 Ogos 2013

Pemilihan Pergerakan Pemuda UMNO

Posted by Ajib Abu Bakar On 10:29 PTG | No comments

     Berbagai cerita yang kita dengar tentang cara baru untuk pemilihan Pergerakan Pemuda UMNO yang mana masing-masing mula menyatakan hasrat untuk bertanding jawatan sama ada di peringkat Bahagian mahupun Malaysia. Rata-rata yang ada masih baru dalam kancah politik dan ada tak sampai setahun pun ada hati nak bertanding walaupun tahu mereka tidak layak menduduki kerusi tersebut.

Semuanya bercerita nak "memajukan orang melayu" dengan dasar-dasar yang dibawa tapi bagai tiada kesedaran pada diri mereka yang mana masing-masing tidak menyebut bagaimana cara mereka hendak MELAKSANAKANNYA. Bila ditanya ada yang tak mampu untuk menjawab soalan seperti yang diingini. Ada yang menjawab dengan panjang lebar tanpa menerangkan perlaksanaan ataupun rangka bagaimana sesuatu masalah itu dapat diatasi. Ada juga jawapan yang diberi hanya sekadar mengisi masa terluang seperti berbincang di kedai kopi.

Semua mereka ini lupa tentang ahli-ahli pemuda diperingkat cawangan yang mana mereka ini sebenarnya nadi kepada pergerakan Pemuda itu sendiri....

Selasa, 14 Mei 2013

Terima Kasih

Posted by Ajib Abu Bakar On 6:03 PG | 1 comment

sungguh tidak ku menyangka
titik yang menjadi
noktah hitam semalam
antara aku dan dia
hilang .....
dengan hadirnya
kau disisi.....

bagai tiada lagi
nafas ini
untuk berbicara
tentang hidup bersama
setelah segalanya berakhir.....

namun
keikhlasan....
yang kau pamerkan.....
kejujuran.....
yang kau semaikan.....
kesetiaan.....
yang kau sisipkan.....
cukup membuatkanku
terpesona

tanpa kata janji
kau melaksanakannya
dengan kesungguhan.....
tanpa kata rayu
kau menjalankannya
dengan kesabaran.....
tanpa airmata.....
kau menanggungnya
dengan senyuman.....
hinggakan hatiku
kembali terpaut.....

terima kasih......

terima kasih dariku ini
bukan hanya dibibir
dan sekadar waktu berlalu
tapi seusiamu
kuabadikan diri
menjadi pendamping hati
agar kekal abadi
hingga keakhir hayat nanti

Rabu, 10 April 2013

Damasutra - Seribu Bayangan

Posted by Ajib Abu Bakar On 9:57 PTG | No comments

Lirik Lagu Seribu Bayangan - Damasutra 

Kau masih menduga sehingga kini
Andai ku bersenda dengan teka teki
Seribu bayangan aku gambarkan
Masih lagi kau tak mengerti

Sedalamnya lautan tingginya bulan
Bisa disentuh dengan pengetahuan
Sepahitnya hempedu bisa ditelan
Jika itulah penawarnya

Inikan pula perasaan
Yang lahir dari jiwa
Dan kita sama sama merasa
Denyut kasihnya

Bukan sengaja aku merahsiakan cinta
Tapi curiga kau kan tersalah sangka
Kerana kita rasa bangga bila dipuja
Dan rasa keji bila dihina

Kerana kita menolak segala bencana
Dan asyik bergembira dengan nikmatnya
Sedangkan semua ini adalah takdirNya
Dan kita harus bersyukur sentiasa

Bukannya teka teki gurauan hati
Sekadar melindung kasih yang tersembunyi
Bukan mudah mencari kasih abadi
Dalam terang ia sembunyi

Visa - Untukmu Selamanya

Posted by Ajib Abu Bakar On 6:22 PG | No comments

Lirik Lagu Untuk Mu Selamanya - Visa

Kasihku
Seharum mawar merah
Kujadikan cinta untukmu
Selama-lamanya oh...

Kasihku
Seluas laut biru
Ku jadikan rindu untukmu
Selama-lamanya

( korus )
Biarpun duri yang bisa
Menjadi penghalang cinta
Aku yang di sini
Hanya untukmu jua
Biar laut bergelora
Menjadi resah sejuta
Aku yang di sini
Pencinta yang setia oh...

Kasihku
Seharum bunga kemboja
Ku jadikan miliknya
Seandainya terpanggil selamanya( 2x 

May - Sendiri

Posted by Ajib Abu Bakar On 5:58 PG | No comments

Lirik Lagu Sendiri - May

Dinginnya di malam ini suasana pilu..
Terkenang daku kembali sejarah silam..

Setelah engkau pergi sepi hatiku..
Terpadamlah api cinta musnah harapan...

Mengapa engkau sanggup berubah fikiran
Hanya kerana peristiwa itu..
Kau hancurkan kota cinta yang kita bina bersama..
Dimasa yang lalu..

Kini aku terus terseksa
Oleh kepalsuan cintamu..
Tinggallah aku sendiri..
Menanggung derita ini...

Setelah engkau pergi tertutup hatiku..
Tak mungkin bercinta lagi
Biarku sendiri

Selasa, 9 April 2013

ZABARJAD - KARAM

Posted by Ajib Abu Bakar On 6:54 PG | 2 comments

KARAM

Dapatkah putik kan menjadi bunga
Kiranya cuaca sering gerhana
Dapatkah kasih bersemi selamanya
Ataupun aku harus berserah kepadaNya
Yang Maha Esa

Mestikah ada satu perngorbanan
Sehingga terjadinya perpisahan
Kiranya itu satu permintaan
Perlukah kau dan ku merelakan

Kita hanya insan yang selalu mengharpkan
Suatu yang indah dalam percintaan
Di kala tiba dugaan mendatang
Aku kau tinggalkan

Karam aku di lautan duka
Bila wajahmu hilang di mata
Tiada berita pengubat rindu
Di kala sendu

Kubiarkan luka di hati berdarah
Sehingga kering dimamah mentari
Apakah salahku
Disakiti begini

Perlukah aku terus mengharapkan
Camar yang hilang kembali ke sarang
Apakah masih ada kerinduan
Yang tersimpan di hatimu sayang

ARIS ARIWATAN - LAMUNAN TERHENTI

Posted by Ajib Abu Bakar On 6:41 PG | No comments

LAMUNAN TERHENTI


Entah mengapakah hatiku bergetaran
Bila bertemu lagi oh! kekasih lama
Ku cuba selindungkan api keresahan
Namun perasaan ini berapi di dalam

Ku kira angkau sudah melupakan
Kerna itulah engkau nampak tenang
Lainlah aku walau ketika ini
Masih membara ingatanku terhadapmu

1
Ku singkap kenangan dulu
Sewaktu kasih berputik
Kugenggam erat tanganmu
Kau tunduk sembunyikan wajah
Namun dapat aku meneka hatimu
Sehati denganku

2
Lalu kau mendongak berbalas renungan
Dan dengan perlahan tangan kau lepaskan
Kau pun berlalu dalam kepekatan malam
Tinggal aku seorang

( ulang 1, 2 )

Terhenti lamunan bila ku dikejutkan
Engkau dipimpin pergi oleh seseorang
Dalam keterpaksaan kau melangkah kaki (pergi)
Namun sempat jua kau menoleh ku disini

Isnin, 11 Mac 2013

Iklim - Bunga Emas

Posted by Ajib Abu Bakar On 4:09 PG | No comments




Bunga Emas


Apa ertinya 
Bunga emas yang kuberi dulu 
Dikembalikan semula 
Dikau pun berpaling terus pergi 
Rasa dihina membuat aku merasa 
Kasihku tiada berharga

Apa maknanya 
Bunga emas yang engkau miliki 
Bila engkau mengirim erti 
Rupanya aku dibenci

Tergamaknya 
Kau biarkan bunga cinta 
Terbiar pudar warnanya 
Dulu gemilau purnama

Rupa-rupanya 
Hadirmu cuma bersandiwara 
Tak lena tidurku 
Sering mengenangkan wajahmu 
Duhai sayangku

Aku di sini 
Tercari-cari warna pelangi 
Hanya yang ku temui 
Malam yang sunyi tidak berseri 
Meranalah....

Masihkah ada haruman rindu 
Nirmala emas dulu kau puja 
Pabila sepi datang melanda 
Ku merindu percintaan bagai dulu

Iklim - Budi

Posted by Ajib Abu Bakar On 4:03 PG | No comments


Budi


Oh pedihnya 
Terasa bagaikan duri selumbar 
Menikam di hati

Dan kemanakah 
Nak ku cari oh secangkir air 
Buat penawar luka 
Andainya zahir yang terluka 
Ku rawat sembuh tinggal parutnya 
Andainya batin yang sengsara 
Ku bawa mati hingga akhirnya

Ku semai budi 
Ku siram kasih sejati 
Harapkan subur murni 
Rupanya tak menjadi

Budi ku tabur berkubur 
Kasih ku ikat putus bercerai 
Ternyata tiada keikhlasan

Sebagaimana yang telah 
Engkau lafazkan 
Ternyata tiada pengertian 
Kita kecundang

Iklim - Aduhai Seribu Kali Sayang

Posted by Ajib Abu Bakar On 3:57 PG | No comments




Aduhai! Seribu Kali Sayang Lyrics


Berdosakah diriku 
Terpaksa melepaskan 
Cintamu yang serapuh 
Dahan nan kering usang 
Yang akhirnya kan patah 
Terhempas gemeratap 
Oh sungguh memilukan 
Tak dapat ku bayangkan

Seribu kali sayang 
Sangkaku kan ke mati 
Cerita kasih kita 
Rupanya seketika 
Setelah merelakan 
Setelah kau bisikkan 
Segugus janji-janji 
Tergamak kau mungkiri

Apakah sebenar yang terjadi 
Hingga kau bersikap demikian 
Sedangkan kau 
Sesungguhnya percaya 
Kasihku tak berbelah bagi

Aduhai 
Tak sanggup ku kenangkan 
Semua telah nyata 
Cintamu gurauan 
Datang dan hilang 
Semahu hatimu 
Itulah falsafah
Pegangan cintamu 
Namun harus kau ingat 
Hati yangmanakah 
Selamanya kan sabar

Iklim - Patah Ranting Dicermin Usia

Posted by Ajib Abu Bakar On 3:43 PG | No comments



Patah Ranting Di Cermin Usia 


Di saatku berlari 
Mengejar mentari 
Terlupa masa

Engkau menanti 
Sekeras hatiku 
Walaupun perit

Kau yang mengharap kasih 
Ku mengendahkan 
Menyisir airmata 
Menghapus lara

Kau ikat pada janji 
Akulah yang satu 
Rela merintih dari terpisah

Patah ranting dicermin usia 
Ku tersedar kesilapanku 
Menyusur arusnya 
Dunia yang fana
Kekaburan

Kau kekasihku 
Kilauanmu bak mutiara 
Tak terpamir 
Dibingkai kaca

Walau hujan berkurun 
Didanau kasih bergelora 
Takkan tawar 
Lautan cintaku

Iklim - Mimpi Yang Pulang

Posted by Ajib Abu Bakar On 3:31 PG | No comments




Mimpi Yang Pulang


Sumpah yang mana 
Yang dapat merebut seri 
Kalung cintamu

Jurang yang mana 
Yang mampu memisahkan 
Rasa setiaku

Takkan ke mana seandai di mulut 
Kau tak sepenuh hati

Lidah siapa 
Yang manis bermadu dulu 
Mengukir janji

Wajah siapa 
Berbayang seribu rupa 
Meragut kalbu

Tak ke mana seandai di hati 
Bertakhta palsu ragu tak henti

Moga jadi pengalaman 
Dan pengajaran antara kita 
Tidak menjadi dendam aku takkan muram 
Oh kerananya...

Pedih ku buang mimpi pun pulang 
Bersama engkau yang telah hilang

Dunia yang mana 
Dapat kau sembunyi diri lari dari ku 
Alam yang mana dapat menyisihkannya 
Benar kasihku

Pasti nanti engkau merasai 
Jangan tangisi 

Cinta yang pergi

Iklim - Sheilla

Posted by Ajib Abu Bakar On 3:21 PG | No comments

SHEILLA - IKLIM

Sheilla
Bila kau terluka
Aku pun tersiksa
Betapa besar cinta kita
Yang telah terbina
Namun terhalang
Dinding pemisah
Begitu tingginya

Sheilla
Kini terbelenggu
Kerna orang tuamu
Di mata mereka
Yang ada intan dan permata
Aku tak punya harta dan benda
Mungkin akan membuat sengsara

Lalu ku cuba bertanya
Untuk apa cinta kita
Sekian lama kita bina
Hanya berbuah derita

Oh Sheilla
Tabahkanlah suratan di dirimu
Oh Sheilla
Relakanlah kita harus berpisah

Sheilla
Kini terbelenggu
Kerna orang tuamu
Di mata mereka
Yang ada intan dan permata
Aku tak punya harta dan benda
Mungkin akan membuat sengsara

Lalu ku cuba bertanya
Untuk apa cinta kita
Sekian lama kita bina
Hanya berbuah derita

Oh Sheilla
Tabahkanlah suratan di dirimu
Oh Sheilla
Relakanlah kita harus berpisah

Sheilla
Aku menyedari
Betapa susahnya
Mana yang harus engkau pilih
Aku atau dia
Mengapa kita harus bertemu
Sheilla oh sheilla










Ahad, 10 Mac 2013

Petua Untuk Isteri

Posted by Ajib Abu Bakar On 9:28 PTG | No comments

AMALKAN

Petua untuk isteri agar sentiasa kelihatan cantik setiap masa. Harus diamalkan setiap hari selepas solat Isyak.

Tanda-Tanda Sebelum Meninggal Dunia

Posted by Ajib Abu Bakar On 9:47 PG | 1 comment

Tanda-tanda Sebelum Kita Meninggal Dunia
100 hari sebelum kematian – Ini adalah tanda
pertama dari Allah kepada hambanya dan
hanya akan disedari oleh mereka-mereka
yang dikehendakinya. Walau bagaimanapun
semua orang Islam akan mendapat tanda ini
cuma sama ada mereka sedar atau tidak
sahaja. Tanda ini akan berlaku lazimnya
selepas waktu Asar. Seluruh tubuh iaitu dari
hujung rambut sehingga ke hujung kaki akan
mengalami getaran atau seakan-akan
mengigil.
40 hari sebelum kematian – Tanda ini juga
akan berlaku sesudah waktu Asar. Bahagian
pusat kita akan berdenyut-denyut. Pada
ketika ini daun yang tertulis nama kita akan
gugur dari pokok yang letaknya di atas Arasy
Allah. Maka malaikat maut akan mengambil
daun tersebut dan mula membuat
persediaannya ke atas kita antaranya ialah ia
akan mula mengikuti kita sepanjang masa.
Akan terjadi malaikat maut ini akan
memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan
jika ini terjadi, mereka yang terpilih akan
merasakan seakan-akan bingung seketika.
7 hari sebelum kematian – Adapun tanda ini
akan diberikan hanya kepada mereka yang
diuji dengan musibah kesakitan di mana
orang sakit yang tidak makan secara tiba-
tiba ianya berselera untuk makan.
3 hari sebelum kematian – Pada ketika ini
akan terasa denyutan di bahagian tengah
dahi kita iaitu di antara dahi kanan dan kiri.
Jika tanda ini dapat dikesan maka
berpuasalah kita selepas itu supaya perut
kita tidak mengandungi banyak najis dan ini
akan memudahkan urusan orang yang akan
memandikan kita nanti. Ketika ini juga mata
hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi
orang yang sakit hidungnya akan perlahan-
lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita
melihatnya dari bahagian sisi. Telinganya
akan layu dimana bahagian hujungnya akan
beransur-ansur masuk ke dalam. Telapak
kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan
jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.
1 hari sebelum kematian – Akan berlaku
sesudah waktu Asar di mana kita akan
merasakan satu denyutan di sebelah
belakang iaitu di kawasan ubun-ubun di
mana ini menandakan kita tidak akan sempat
untuk menemui waktu Asar keesokan
harinya.
Hari kematian – Akan berlaku keadaan di
mana kita akan merasakan satu keadaan
sejuk di bahagian pusat dan ianya akan turun
ke pinggang dan seterusnya akan naik ke
bahagian halkum. Ketika ini hendaklah kita
terus mengucap kalimah syahadah dan
berdiam diri dan menantikan kedatangan
malaikat maut untuk menjemput kita kembali
kepada Allah yang telah menghidupkan kita
dan sekarang akan mematikan pula.

Anwar Ibrahim - Penyelamat Malaysia

Posted by Ajib Abu Bakar On 8:17 PG | No comments

PENYELAMAT MALAYSIA


  1. Minyak free
  2. Pendidikan percuma
  3. Tol Percuma
Lagi apa lagi nak dimansuhkan.. ada idea? 

Adam Ahmad - Kau Pergi Jua

Posted by Ajib Abu Bakar On 7:59 PG | 2 comments


Adam Ahmad (Adam Ahmad)

Kau Pergi Jua 

Wajahmu
Seindah serinya pelangi yang indah
Seharum mawar putih segar berkembang
Wajahmu
Mengapa sering terbayang dimataku
Sehingga terbawa didalam mimpiku

Sayangku
Tahukah kau didalam hatiku ini
Tersimpan perasaan cinta nan suci
Kau bunga
Ingin kusuntingmu menjadi milikku
Lantas kuabadikan dalam jiwaku

Sayangnya
Harapan yang selama ini kubawa
Hancur berkecai musnah jua akhirnya
Semuanya bagaikan sebuah mimpi

Kau pergi jua
Setelah cinta ku kini membara
Belum sempat kucurahkan kasihku
Kau pergi tak kembali..

Nassier Wahab - Memori Cinta Luka

Posted by Ajib Abu Bakar On 7:52 PG | 8 comments


Lirik Lagu Memori Cinta Luka - Nassier Wahab

Seindah pada waktu itu
Dalam syahdu membelaiku
Asmara melewati
Kala sendu

Tersurat perpishan Ini
melayari hari
Terpadamlah api
Cinta yang menyala

Bukan alasan itu
Yang ku mahu darimu
Impian yang ku bina
Pudar layu
Tiada bermakna

Setelah lama ku korbankan
Tiada bererti
Dan biarkan terasing disini

Hanya saat ini
Yang akan menentu
Pasti tidak kau menoleh
Pada waktu indah itu

Hanya saat ini
Merubah dirimu kasih
Meresapi jiwamu yang lara


Tidak ku duga mengapa begini
Berakhirlah kisah cinta nan luka
Tak mungkin akan bersinar kembali
Tak mungkin kau sedari

Musnah semua janji yang terucap
Dalam senyum menyusuk di dada
Dan kini kau telah pergi
Tinggalku sendiri

Setelah lama ku korbankan
Tiada bererti
Dan biarkan terasing disini
(korus)

Hanya saat ini
Yang akan menentu
Pasti tidak kau menoleh
Pada waktu indah itu

Hanya saat ini
Merubah dirimu kasih
Meresapi jiwamu yang lara

Tidak ku duga mengapa begini
Berakhirlah kisah cinta nan luka
Tak mungkin akan bersinar kembali
Tak mungkin kau sedari

Musnah semua janji yang terucap
Dalam senyum menyusuk di dada
Dan kini kau telah pergi
Tinggalku sendiri

Sumber : http://www.liriklagumuzika.com/2008/08/lirik-memori-cinta-luka-nassier-wahab.html#ixzz2N9EhxpXA

Fazli Zainal - Harapan

Posted by Ajib Abu Bakar On 7:33 PG | No comments


Harapan - Fazli Zainal

Doaku agar kau kan selalu bahagia
Agar kau temui insan tulus menyayangimu
Lepaskanlah diriku kerna keredhaanmu
Bukan kerna dendam jua bukan kerna kau terpaksa

Ku tinggalkan memori bersamamu
Ku undur diri bersama harapan

(Ooo)
(Korus)
Tidak kesampaian cinta kita
Kubawa harapan kupendam rahsia
Ku dikejauhan mendoakan
Agar kau bahgia tiada lagi duka
Daku rela mengundur diri
Ku pasti dikaukan fahami…

Tiada penyesalan kasihku korbankan
Andai telah tertulis kuterima ini bukannya kupinta
Oh pergilah dikau diiringi keikhlasanku
Cuma pengalaman mengisi kekosongan mimpiku..

Ku tinggalkan memori bersamamu
Ku undur diri bersama harapan


Jamal Abdillah - Penghujung Rindu

Posted by Ajib Abu Bakar On 7:22 PG | 1 comment


LIRIK LAGU PENGHUJUNG RINDU – JAMAL ABDILLAH

Bila kekasih mengundang aku pulang
Mahligai menanti penuh gemilang
Bila kekasih menyingkap tabir cinta
Tiada terbatas dengan kata-kata

Dapatkah aku membalas dengan air mata
Tanda syukur menerima
Setelah sekian lama
Menghamba hidup pada dunia

Seribu tahun takkan sama
Sesaat bersatu dalam nyata
Kerna kasih ku sanggup korbankan
Jasad dan nyawa

Terang bulan kerana mentari
Hadir bayang kerana cahaya
Begitulah cinta kita

Tiada jarak pemisah lagi
Tiada tabir sempadan budi
Aku terima dan jua memberi
Seikhlas hati

Seribu tahun dan sejuta langkah
Seribu tahun bersinar cinta
Kita bertemu di penghujung rindu

Brorey Marantika - Biarlah Bulan Bicara Sendiri

Posted by Ajib Abu Bakar On 7:07 PG | No comments





BIARLAH BULAN BICARA SENDIRI

Bulan sabit 

Yang jatuh dipelataran 
Bintang redup 
Tanpa cahaya gemintang 
Langkah tanpa arah 
Sesat di jalan yang terang 
Aku yang terlena dibuai pelukan dosa
Chorus:
Ingin pulang membalut luka hatimu
Ku pun tahu betapa pedih batinmu
Beri kesempatan atau jatuhkan hukuman
Andai maaf pun tak kau berikan
Air mata tulus jatuh di sudut bibir mu
Tak terlintas dendam di bening mata indah mu
Aku yang merasa sangat berdosa pada mu
Masih pantaskah mendampingi mu
Biar lah bulan bicara sendiri
Biarlah bintang kan menjadi saksi
Tak kan ku ulangi walau sampai akhir nanti
Cukup derita sampai di sini

Blogroll

About